August 31, 2017

It's Over

My tears run down razorblades
And no, I’m not the one to blame
It’s you or is it me?

Aku tersentak. Kembali terjaga setelah hampir memasuki alam mimpi yang kubangun sendiri. Terhenyak. Kembali meringis dalam hati setelah menyadari hari telah beranjak dini. Jarum jam menunjukkan pukul satu tepat. Ada gerangan apa? Tiba-tiba dadaku terasa sesak. Ada ngilu yang menusuk sementara aku tidak mampu menjelaskannya. Ada dingin yang menyayat sementara aku tidak bisa mengatakannya. Waktu semakin berlalu. Dan hari pun telah berganti. 

And all the word we never says come out
And how we’re all ashamed
And there’s no sense in playing games
When you’ve done all you can do
But now it’s over, it’s over, why is it over?

Beberapa hari terakhir kulalui terasa begitu datar. Tanpa suaramu, tanpa banyak celotehmu, tanpa kabar apapun darimu. Lidahku sama sekali tidak tahu harus berucap apa, tapi hatiku terus berteriak bahwa ia sangat merasa kecewa. Rasanya hatiku yang malang itu sudah cukup sabar. Pun sudah cukup berjuang mempertahankan. Tapi ada sebuah keresahan yang memang kita bangun sendiri. Tanpa disadari, begitu banyak hal yang kini membuat kita saling mengagungkan ego masing-masing. Kau lantas menghilang dari duniaku. Tanpa pamit, tanpa salam, tanpa penjelasan apapun. Otakku masih terus menerka. Aku bahkan sama sekali tidak mengerti, mengapa secepat itu waktu mengubah rasa? Padahal tadinya, bukankah semua baik-baik saja?

We had the chance to make it
Now it’s over, it’s over, it can’t be over
I wish that I could take it back

Jangan katakan kau membenci perbedaan. Jangan katakan kau membenci pertengkaran itu. Bukankah hal tersebut mampu mendewasakan kita? Bukankah dengan semua itu kita dapat saling memperbaiki? Perbedaan tak selamanya berarti pedang yang siap melukaimu. Pertengkaran pun tak selamanya berarti bara api yang siap menghanguskan rasa.

But it’s over
I lose myself in all these fights
I lose my sense of wrong and right
I cry…
I’m falling apart
Don’t say this won’t last forever

Kau tentu paham, hatiku masih begitu rapuh. Kau tentu mengerti, aku belum sepenuhnya sembuh. Masih ada bekas-bekas luka yang belum mengering di sana. 

You’re breaking my heart
Don’t tell me that we will never be together
We could be over and over, we could be forever
It’s not over, it’s never over
Unless you let it takes you
It’s not over, it’s never over
Unless you let it breaks you

No comments: