January 21, 2017

Pergilah Lagi Tanpa Perlu Meminta Kembali

Andai bisa menyembuhkan hati semudah kau memilih pergi, pasti akan ku terima kau saat kembali. Tak peduli sekejam apa pun kau meninggalkan waktu itu. Sebab di sudut dadaku juga masih ada sedikit rindu. Hanya saja, menyembuhkan luka sebab kau tinggal, tak semudah kau meminta kembali dengan alasan sesal. Luka darimu membenam di jantungku. Menenggelamkan aku.
Andai mudah untuk mencintai seperti dulu lagi. Mungkin akan ku terima kau kembali tanpa basa basi. Namun, hidup ternyata telah berubah. Rasa sakit yang kau tinggalkan dulu sudah membuatku kalah. Aku kalah mencintaimu. Tapi aku kalah dengan elegan. Perasaanku tak lagi sekuat dulu. Walau ku terima kau kembali, kutakut yang terjadi hanya cara mengulang pilu.
Rasa rindu pasti ada. Hanya saja tersisa sedikit sebab kau pergi terlalu lama. Rasa ingin kembali juga ada. Hanya saja terkalahkan oleh rasa sakit sebab dulu kau menyakitiku dengan kejamnya. Maka, pergilah lagi tanpa perlu meminta kembali. Bawa sesalmu itu, biar ku jalani hidupku yang baru.
Terima kasih sudah mengingat dan mengajak kembali. Bukan maksud balas dendam, hanya saja kau pernah ku beri kesempatan dan ternyata kau gamang menjaga hati. Kini aku butuh orang yang kuat. Menjaga hatiku tanpa perlu berkhianat.

No comments: