Posts

Showing posts from July, 2014

Malam-Malam Jatuh Cinta

After Rain

Image
Mungkin aku dibutakan oleh cinta sebab akalku dikacaukan olehmu.
Seberapa banyak pun aku meminta, kau takkan memilihku.
Ini yang kau sebut cinta?
Menunggumu bukanlah pilihan.
Izinkan aku meninggalkanmu dengan serpihan hati yang tersisa.
Dan jika ternyata dia yang ada di sana sama-sama menanggung keping-keping hati yang berhamburan,
Saat kami saling menyembuhkan,
Salahkah itu?


After Rain,
suatu saat aku akan berhenti menangisimu.
-Anggun Prameswari-

You're The First

You’re the first person who broke my heart for the rest of my life, you will always be the one who hurt me the most. Don’t forget that. - Nadya Azzahra

Seseorang Yang Mencintaimu

Seseorang yang mencintaimu, selalu menganggap kebahagiaanmu adalah hal terpenting dalam hidupnya. Meskipun lara harus bertubi-tubi mengguncang hatinya, meskipun semesta terus-menerus menertawakan kebodohannya, meskipun ia selalu menikmati indahmu dalam rentangan jarak, tapi ia selalu yakin, bahagiamu kelak akan menjadi bahagianya. Seseorang yang mencintaimu, tidak mengumbar rasanya pada dunia, tidak meneriakkan rasanya pada sekumpulan telinga di luar sana, tidak mempertontonkan rasanya pada banyak mata yang mungkin saja kelak akan mencibirnya. Ia mengumbar rasanya pada Tuhan, ia tidak pernah lupa merapal namamu dalam setiap doanya, ia tidak pernah lupa merangkai harap agar bahagia selalu menyertaimu. Seseorang yang mencintaimu, hampir selalu tahu dan mengerti setiap inginmu. Meskipun ia tidak pernah menunjukkannya secara nyata, tapi di belakangmu, ia selalu ingat bahwa hal-hal tertentu mampu memancarkan sesimpul senyum dari bibirmu. Seseorang yang mencintaimu, tidak akan pernah lupa …

Selalu Ada Pintu Lain Yang Akan Terbuka

Pernah nggak kamu merasa kalau hidupmu selalu berada dalam zona aman sehingga kamu cenderung tenang lalu menganggap mudah semua hal yang akan kamu hadapi? Pernah nggak kamu merasa kalau hidupmu berada pada sebuah garis datar yang cenderung membosankan dalam gemerlap kesuksesan, kemenangan dan kebahagiaan tanpa pernah berpikir kekalahan dan kegagalan bisa saja sewaktu-waktu menyergap lalu menarikmu jatuh? Pernah nggak kamu berpikir kalau selama ini kamu sudah berada di puncak teratas sehingga nggak perlu takut karena seandainya kamu terjatuh pun kamu nggak akan langsung terjun pada jurang paling dalam? Mari sejenak menafsirkan arti sebuah kata BOSAN. Banyak orang yang mudah mengatakan “bosan” di saat ia sudah terlalu lama berada dalam suatu situasi dan kondisi yang sama. Sama halnya ketika kita berada pada suatu puncak dalam waktu yang cukup lama. Meskipun selalu ada perasaan bahagia dan bangga karena kita menjadi yang nomor satu, tapi perasaan bosan juga selalu muncul di setiap celah…

Sandaran Hati

Kisah ini akan terus mengalir seperti air, di mana sang putri akan terus menanti dengan rasa yang dirasa. Senandung lirih melantun dalam setiap baitnya menjadi satu melodi kiasan. Sambil berteduh di bawah atap kenestapaan, sang putri bersandar pada bahu-bahu kesepian menahan pilunya sendiri. Ia merasakan segala bait yang tercipta seolah semua khayalannya mampu berubah menjadi nyata. Sang putri bergeming, duduk bersimpuh dalam gelap malam menekan rasanya sendiri. Ia sudah jatuh terlalu lama hingga begitu sulit untuk kembali bangkit tapi dengan penuh keyakinan dalam hati, sang putri percaya suatu saat nanti pasti datang padanya seorang pangeran gagah yang membangunkannya dengan cinta. Siapapun yang sedang menahan pilu dan menangis tersedu, datanglah pada sang putri, pasti ia akan mengusap air matamu dengan sentuhan lembut jemarinya. Siapapun yang membutuhkan bahu untuk bersandar, datanglah pada sang putri, pasti ia akan memberimu bahu ternyamannya untuk sejenak melepas penat. Sang putr…

Rest Assured

When the reality doesn't match with what you expect, rest assured that Allah has prepared a better way, rest assured there is always another door open when this door is closed. Don’t blame anyone. All effort and prayers is good enough. Stay positive thinking and keep trying to become a better person.

Setitik Doa Malam Ini

Lewat tulisan aku mengungkapkan segalanya, tentang perasaan yang hancur lebur, jiwa yang semakin berantakan juga raga yang tidak lagi tertata rapi. Tuhan, aku tahu bahwa aku bukan mahluk-Mu yang bersih, bukan mahluk-Mu yang suci, bukan pula mahluk-Mu yang baik. Aku adalah mahluk-Mu yang hina, nista juga begitu keji. Kesalahan adalah penghias hariku, dosa adalah pewarna malamku. Tapi, apa aku tidak pantas mengharap sedikit saja keinginanku agar terkabul? Lewat tulisan aku berkata, tentang segala perih yang semakin hari semakin parah, tentang segala luka yang semakin hari semakin menganga, tentang segala rasa sakit yang semakin hari semakin menggerogoti hingga ke dalam sumsum tulangku. Bentuk apa yang ingin Kau berikan padaku? Cobaan? Atau bahkan hukuman? Maafkan aku yang berburuk sangka pada-Mu, Tuhan, sungguh aku tidak bermaksud begitu. Aku hanya masih berada pada puncak kekecewaan. Aku belum mampu menguasai perasaan kalut ini. Aku belum mampu menerima semuanya dengan lapang dada. Le…

Detik Yang Percuma

Aku menulis ini pada malam yang beranjak tua, semakin tua hingga mencapai puncaknya. Tapi sebentar lagi ia akan kembali dini, memulai kembali rentang waktu dari titik nol. Deretan angka berjejer pada lingkaran jam dinding yang manis, selalu mengingatkanku bahwa waktu masih terus berjalan. Meskipun lambat tapi ia tidak pernah berhenti. Aku menulis ini pada sepi yang kian mencekam, menusuk-nusuk dadaku dengan rasa yang entah-disebut-apa. Ada rindu yang yang menderu dalam hati. Tapi siapa yang tahu? Bahkan detik pun terasa percuma untuk mengatakannya. Aku menulis ini di bawah taburan bintang yang menghilang sejenak. Bersembunyi di balik awan gelap karena enggan melihatku. Mungkin mereka takut kalau-kalau sinarnya akan terserap habis oleh kegelapan jiwaku. Aku menulis ini sambil merapal namamu dalam doa. Semoga saja Tuhan tidak pernah bosan mendengar semua pengharapanku yang kulantukan di sela-sela ayat suci dari kitab itu. Aku menulis ini dengan pikiran yang… ah, sudahlah. Aku tidak ing…

Don't Give Up

Untuk mencapai sebuah keberhasilan tentu dibutuhkan suatu pengorbanan namun terkadang meskipun sudah berkorban, keberhasilan itu masih belum juga dapat teraih, itulah yang disebut cobaan bagi keteguhan tekad, mental dan hati. Orang yang bisa melampaui cobaan tersebut adalah orang berpengalaman dan pengalaman adalah kunci sebuah kesuksesan. Selama masih diberi nyawa jangan pernah menyerah dalam hidup karena menyerah adalah konsep buntu bagi orang-orang yang tidak tahu arti kehidupan sesungguhnya. (as)

Promise Part 2

continued story from Promise
         “Arina? Baru aja gue mau telepon lo.” Tiba-tiba Rama muncul di hadapanku yang baru saja keluar dari lift. “Lama amat sih, Mister Fujiwara udah di mobil tuh.” Aku berusaha menyelaraskan langkah dengan Rama yang buru-buru menuju pintu keluar. “Sorry, namanya juga mendadak. Gue juga perlu persiapan kali.” Mataku terkesiap sesaat melihat Rama dengan setelan jas formalnya. “Eh, elo kok tumben pakai jas segala?” “Nggak usah meledek. For the sake of the client even I don’t know where he came from.” Ujarnya datar. “Serius lo nggak tahu? Ini Mister Fujiwara kesambet apaan sih tiba-tiba ngajakin rapat yang nggak jelas asal usulnya?” “Tanya aja langsung kalau elo berani ngucapin kata ‘kesambet’ di depan si bos.” “Hei, Rama, Arina, hurry up.” Mister Fujiwara melambaikan tangannya dari dalam mobil saat melihatku dan Rama dengan tergesa menyusuri lobby. “Sorry, I forgot to tell you about this meeting but I was quite happy to see material should be given next week, Arin…

Loneliness

Image
Loneliness is my least favorite thing about life. The thing that I'm most worried about is just being alone without anybody to care for or someone who will care for me. - Anne Hathaway

Lost!

You’ve disappeared. Like everything else. Now who else can I talk to? I’m lost. When you left and he left, you took everything with you. But the absence of him is everywhere I look. It’s like a huge hole has been punched through my chest. But in a way, I’m glad. The pain is the only reminder that he was real, that you all were. (Bella Swan, New Moon)