Posts

Showing posts from April, 2014

The Best Farewell Party Ever

We Start Together, We Finish Together  Starting from XI Science 4th, we’re ending our beautiful story in XII Science 4th.
Sejenak rasa haru mulai menelusup ke dalam kalbu ketika pertama kali aku menginjakkan kaki di ruangan itu, Raz Hotel Convention Hall, salah satu convention hall yang berada di pusat kota Medan dan dijadikan sebagai tempat acara perpisahan siswa-siswi kelas XII tahun ajaran 2013-2014 SMA Negeri 7 Medan. Just a simple farewell party tapi mampu menghadirkan begitu banyak kesan dan pesan bermakna juga meninggalkan kenangan yang tentu saja nggak akan mudah terlupakan. Binar-binar penuh bahagia itu kian tampak dan semakin memuncak di wajah-wajah para belia dalam balutan kebaya dan long dress aneka warna dengan segala macam pernak-pernik yang menambah anggun penampilan mereka. Begitu juga dengan para siswa lelaki yang terlihat gagah mengenakan outfit jas hitam maupun kelabu. It’s our day! Semuanya seakan berlomba untuk menjadi nomor satu. Salah seorang guru yang begitu b…

Menyambut Keindahan Bunga Sakura

Image
Hanami… Menyambut Keindahan Bunga Sakura Siapa yang tidak mengenal bunga Sakura? Bunga yang satu ini begitu melegenda hingga ke berbagai belahan dunia. Sakura adalah bunga khas yang menjadi ikon negeri matahari terbit, Jepang. Mekarnya bunga Sakura dijadikan tanda hadirnya musim semi. Ada sebuah tradisi di Jepang dalam menyambut keindahan mekarnya bunga Sakura, tradisi unik itu disebut dengan Hanami.


Asal Usul Perayaan Hanami Hanami berasal dari kata Hana Wo Miru yang berarti melihat bunga atau ohanami. Tradisi Jepang yang satu ini digunakan secara khusus untuk menikmati keindahan bunga, khususnya bunga Sakura. Selain itu, Hanami juga bisa diartikan sebagai piknik dengan menggelar tikar untuk pesta makan-makan di bawah pohon Sakura. Unik bukan? Pada saat perayaan Hanami, orang-orang berpiknik menggelar tikar dan duduk-duduk di bawah pepohonan Sakura untuk bergembira bersama, minum sake juga memakan makanan khas Jepang. Berbicara tentang sejarah Hanami, kebiasaan perayaan ini dipengar…

Mencintaimu Dengan Caraku

“Nggak terasa ya, Din, waktu kita di sini tinggal beberapa minggu lagi. Rasanya baru aja kemarin kita masuk ke sekolah ini, ikut ospek bareng-bareng, kena hukum bareng-bareng, hiking di Bromo bareng-bareng, eh sekarang ujian kelulusan malah udah di depan mata aja.” Naura memantulkan bola basket yang ada di tangannya ke dinding. “Iya, Ra. Gue juga nggak nyangka bakal secepat ini.” “Eh, ngomong-ngomong elo beneran mau kuliah di Austria? “Kayaknya sih gitu, tiga bulan lagi Papa mau pindah tugas ke sana. Ya gue sama Mama ikutan aja. Elo udah ada planning kemana?” “Nggak jauh-jauh lah, gue mau ke Yogya aja. Nemenin Eyang, kali aja dapat cowok Yogya.” Naura tertawa kecil. “Huh, dasar lo.” Tanganku merebut bola basket dari Naura. Naura bergumam. “Eh, tapi apa lo nggak sedih gitu ninggalin Yudi di sini, ntar kalau digebet orang gimana?” Suara Naura terdengar menggoda. Tiba-tiba perutku terasa geli mendengar pertanyaan Naura. “Loh, kok malah ketawa?” “Ya habis elo lucu, emangnya apa yang harus gue taku…

Hadapi Dengan Berani, Ikhlas dan Kuat

12 April 2014. Entah kenapa ada sedikit rasa khawatir, bimbang, takut, cemas juga down setiap kali melirik ke arah kalender. H-2! Sejenak, berbagai macam rasa yang muncul sedikit demi sedikit itu mulai berkumpul membentuk rasa gelisah yang semakin menjadi. Saat ini memasuki masa-masa maha genting dimana seluruh siswa kelas XII sibuk mencari 'pencerahan'. Ada yang sharing kesana kemari tapi ternyata tetap nggak membantu. Ada juga yang dari seminggu lalu sudah serba nggak enak dan nggak nyaman, mulai dati hati, pikiran sampai fisik. Pernah nggak berpikir kalau kita semua punya masa-masa dimana kita benar-benar merasa down? Nah mungkin ini salah satu timingnya. Setiap masalah itu punya inti, ibarat pohon yang berawal dari akar. Kalau mau menyelesaikan masalah ya harus dari intinya. Hadapi segala sesuatu yang dianggap masalah itu dengan berani, ikhlas dan kuat. Berani adalah dimana kita bisa melampau batas kelemahan kita, ikhlas adalah ketika kita mampu merelakan sesuatu yang pal…

It's Us

Kita pernah tercipta lewat sebuah ketidak-sengajaan. Berawal dengan sedikit persamaan bersama berjuta perbedaan. Di sini, pernah ada Ghia, si cantik dengan segala kegalauannya tentang adik-kelas-yang-namanya-tidak-boleh-disebut. Ada Arifa, si tomboy yang gemar mengerjakan soal-soal eksakta. Ada Ulvi, si periang dengan tawa yang seringkali mengganggu ketenangan. Ada Tia, si mata panda dengan kombinasi pendiam-centil. Ada Umek, si kreatif yang selalu percaya diri dengan berbagai posenya di depan kamera. Juga ada Nanda, si gendut yang paling netral dengan berbagai kegilaan masing-masing temannya. Dan orang-orang menyebut kami "Anak Enam". Lewat begitu banyak canda tawa yang kami hadirkan, bukan berarti kami selalu satu. Terkadang, keegoisan berdiri paling depan menghalangi hati dan pikiran untuk saling sejalan. Namun di sinilah teman saling beradu peran, membenarkan apa yang memang benar dan menyalahkan apa yang memang salah. Menyadarkan satu sama lain ketika salah mengambil l…

Kenapa Harus Kamu?

“Permisi, kak. Pengumuman hasil try out minggu lalu dimana ya?”
            “Pengumumannya ada di mading dekat tangga pertama setelah pintu masuk, dek.” Jawabnya dengan sangat ramah.
“Makasih, kak.” Aku pun segera berlalu menuju tempat yang disebutkan mahasiswa tersebut. Tampak beberapa siswa SMA dari sekolah lain juga berkumpul di depan papan pengumuman itu. Sebenarnya hasil try out perguruan tinggi kedinasan yang kuikuti minggu lalu dapat diakses melalui internet, hanya saja mungkin rasa penasaran mereka sama sepertiku yang ingin melihatnya dengan langsung. Berdiri beberapa meter dari sekumpulan siswa SMA itu, aku mengedarkan pandangan sambil memperhatikan keadaan sekeliling. Suasana kampus ini terasa begitu nyaman, entah karena memang keinginanku yang sangat besar untuk bisa melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi kedinasan ini atau memang seperti itulah keadaannya. Benar-benar menyenangkan rasanya jika aku bisa memakai seragam seperti kakak-kakak yang sedang duduk di de…

Tugas Akhir Sekolah "Recount Text"

Hi! This time, I'll share a post about my English exam material practice a few days ago. Yup, of course this is a practice exam before the graduation from senior high school. My English teacher gave us an assignment to make a recount text whose content includes about family, school, experience also goals. After that one by one of us have to practice in front of the class. Interesting, right? This is a recount text made ​​by myself, which know one day you also need a reference like this. May be useful ya.
My name is Arifa hanim. I was born on August 26th, 1996. I was born into a simple family that full of love. My father was a great man. He was born fifty four years ago in an area called Tanjung Mulia. For me, he was just not a head of the family but also a hero and a guardian angel for us. My mom was a super mom. Women aged forty seven years spent her childhood in Tebing Tinggi. I had a younger sister, her name was dila. Our age within four years, she currently sat in second grad…